Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantul kembali menggelar kegiatan penerimaan kunjungan edukatif dalam rangka pengenalan literasi dan budaya membaca sejak dini. Kegiatan pembelajaran luar kelas ini diikuti oleh puluhan murid beserta guru pendamping dari TK LKMD Kaliputih, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul. Rombongan anak-anak TK LKMD Kaliputih tersebut diterima secara resmi pada hari ini Jum'at 23 Oktober 2026 di Gedung Layanan Perpustakaan Dispusip Kabupaten Bantul Jl. Gajah Mada No 1 Bantul. Acara dipusatkan di ruang layanan perpustakaan anak Dispusip Bantul yang telah dirancang khusus secara nyaman, aman, dan ramah anak. Kunjungan ini dilaksanakan dengan tujuan utama mendekatkan anak-anak pada dunia buku, mengenalkan lingkungan perpustakaan umum, serta menanamkan kebiasaan gemar membaca sejak usia paut/usia dini.
Selanjutnya, pustakawan mengajak para siswa berkeliling (library tour) untuk mengenalkan berbagai sudut layanan, khususnya area koleksi buku cerita anak dan ruang baca. Suasana semakin meriah saat pustakawan menyampaikan sesi bercerita (storytelling) menggunakan media buku bergambar yang disambut antusias dan gelak tawa para siswa. Anak-anak juga diberikan kesempatan untuk maju ke depan, bernyanyi, dan mengekspresikan keberanian mereka di hadapan teman-teman serta para pustakawan.
Memasuki sesi membaca bebas, para pustakawan membantu mendampingi anak-anak dalam memilih buku bacaan favorit yang sesuai dengan tingkat perkembangan mereka. Pihak sekolah TK LKMD Kaliputih menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat serta panduan edukatif yang diberikan oleh jajaran pustakawan Dispusip Bantul. Melalui bimbingan berkelanjutan dari para pustakawan, Dispusip Bantul berharap kunjungan ini dapat menjadi pengalaman berkesan yang menyalakan semangat literasi anak-anak hingga masa depan.
Kegiatan outing class seperti ini tidak hanya sekadar menjadi ajang rekreasi edukatif bagi siswa, melainkan juga bagian integral dari komitmen Dispusip Bantul dalam mendukung gerakan literasi nasional. Melalui interaksi langsung dengan beragam koleksi bacaan berkualitas, anak-anak diajak untuk melihat perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan dan tidak membosankan. Hal ini menjadi langkah krusial untuk mengikis stigma bahwa perpustakaan adalah tempat yang kaku dan terikat oleh aturan-aturan yang terlalu formal bagi anak usia dini.
Di sisi lain, keterlibatan aktif para guru pendamping dari TK LKMD Kaliputih turut memperkuat kolaborasi strategis antara lembaga pendidikan formal dan penyedia layanan literasi daerah. Para pendidik berkesempatan mengamati langsung metode pendekatan membaca yang diterapkan pustakawan, seperti teknik mendongeng interaktif (read aloud) dan permainan literasi berbasis karakter. Sinergi ini diharapkan dapat diadaptasi kembali oleh pihak sekolah dalam menyusun kegiatan pembelajaran harian di ruang kelas masing-masing.
Pihak Dispusip Bantul juga memanfaatkan momen kunjungan ini untuk memberikan edukasi mengenai pemanfaatan kartu anggota perpustakaan kepada para orang tua murid dan guru pendamping. Dengan memiliki keanggotaan resmi, para wali murid diimbau untuk lebih aktif mengajak anak-anak mereka berkunjung serta memanfaatkan layanan peminjaman buku secara rutin di luar jam sekolah. Langkah ini merupakan strategi penting untuk memastikan bahwa pembiasaan membaca tidak berhenti di area perpustakaan saja, melainkan berlanjut hingga ke lingkungan rumah.
Ketersediaan ruang anak yang lengkap dengan fasilitas edukatif interaktif, seperti pojok bermain, karpet baca yang nyaman, serta susunan rak buku yang mudah dijangkau, terbukti menjadi daya tarik utama bagi para murid TK LKMD Kaliputih. Suasana inklusif dan kondusif tersebut memacu rasa ingin tahu anak-anak untuk secara mandiri mengeksplorasi berbagai jenis buku cerita, mulai dari fabel, pengetahuan umum bergambar, hingga kisah-kisah imajinatif yang merangsang perkembangan kognitif serta bahasa mereka.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pihak Dispusip Bantul kembali menegaskan keterbukaannya bagi seluruh satuan pendidikan anak usia dini maupun sekolah dasar di wilayah Kabupaten Bantul yang ingin menyelenggarakan kegiatan serupa. Program Kunjungan Edukatif ini akan terus digulirkan secara konsisten sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda Bantul yang cerdas, berkarakter, dan berwawasan luas melalui tradisi membaca yang kokoh sejak bangku usia dini.

Kegiatan benyanyi bersama sebelum mendengarkan story telling dari pustakawan
