Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Dispusip Kabupaten Bantul Gelar Pelatihan Inklusi Sosial Berbasis Buku "Digital Marketing 6.0"

BANTUL, DISPUSIP – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantul terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses literasi serta memberdayakan ekonomi masyarakat daerah melalui program berbasis literasi. Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui penyelenggaraan Pelatihan Inklusi Sosial Berbasis Buku yang mengangkat tema "Digital Marketing 6.0".

 

Kegiatan strategis ini dilaksanakan melalui kolaborasi sinergis antara Dispusip Kabupaten Bantul dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul Agung Laksmono. Kerja sama ini menjadi wujud dukungan nyata legislatif dan eksekutif dalam mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat melalui penguatan budaya literasi terapan. Jajaran Dispusip Kabupaten Bantul dalam agenda ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Zanita Sri Andanawati. Beliau hadir memimpin serta mengarahkan jalannya kegiatan bersama Kepala Bidang Perpustakaan dan jajaran pustakawan Dispusip Kabupaten Bantul.

 

Pelatihan ini diselenggarakan pada hari Kamis, 24 September 2026. Bertempat di Warung Makan Ikan Segar, Jalan Kolonel Sugiono, Deresan, Ringinharjo, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, rangkaian acara berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai pada pukul 12.30 WIB. Guna memberikan pemahaman yang mendalam dan aplikatif, pelatihan ini menghadirkan narasumber utama yang merupakan penulis buku berpengalaman di bidang pemasaran dan teknologi informasi. Kehadiran penulis buku tersebut bertujuan untuk mengupas tuntas gagasan dan strategi praktis yang tertuang dalam karya literaturnya agar dapat langsung diterapkan oleh peserta.

 

Fokus utama materi yang disampaikan oleh dua narasumber yaitu Hafian Fuad dan Anang Darmawan mencakup konsep dan penerapan "Digital Marketing 6.0". Melalui paparan ini, peserta dibekali wawasan mengenai pemanfaatan platform digital modern, optimalisasi media sosial, serta teknik promosi efektif guna mendukung keberlanjutan produk lokal dan UMKM di era digital. 

 

Melalui kolaborasi bersama DPRD Kabupaten Bantul dan bimbingan langsung dari penulis buku, Dispusip Bantul berharap para peserta mampu mengimplementasikan strategi Digital Marketing 6.0 secara mandiri. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan perpustakaan sebagai pusat transformasi pengetahuan yang berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi masyarakat.

 

Suasana pelatihan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung dengan narasumber mengenai berbagai kendala pemasaran digital yang dihadapi dalam mengembangkan usaha maupun kegiatan di wilayah masing-masing. Kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menghidupkan fungsi perpustakaan sebagai ruang publik yang inklusif. Dengan demikian, perpustakaan dapat terus menjalankan peran strategisnya sebagai pusat transformasi pengetahuan yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bantul.

 

Sesi foto bersama narasumber dan peserta pelatihan inklusi sosial berbasis buku