Peningkatan Literasi Kepemiluan Sejak Dini, Dispusip Bantul Sambut Kunjungan Edukasi SMP Ali Maksum

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantul kembali menerima kunjungan edukatif dari jajaran institusi pendidikan di wilayah sekitar. Pada kesempatan kali ini, para siswa dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) Ali Maksum Krapyak Yogyakarta bertandang langsung ke kantor Dispusip Bantul untuk melaksanakan rangkaian kegiatan pembelajaran luar ruangan (outdoor).

 

Kegiatan edukasi ini dilaksanakan pada hari Kamis, 17 September 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Lokasi utama pelaksanaan bertempat di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul, Jalan Gajah Mada No. 1, Bantul, D.I. Yogyakarta. Sebanyak 64 siswa hadir didampingi oleh guru dari SMP Ali Maksum. Kehadiran rombongan pelajar ini disambut hangat oleh jajaran pustakawan Dispusip Kabupaten Bantul.

 

Kunjungan ini diselenggarakan sebagai sarana untuk mengenalkan layanan perpustakaan daerah sekaligus memperluas wawasan kebangsaan para siswa. Melalui pembelajaran di luar kelas, sekolah berharap para pelajar dapat memanfaatkan fasilitas publik secara optimal untuk menunjang proses belajar mereka.

 

Guna memberikan nilai tambah dalam kunjungan ini, Dispusip Kabupaten Bantul berkolaborasi secara khusus dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bantul. Kolaborasi lintas lembaga ini menghadirkan sesi sosialisasi literasi kepemiluan yang dirancang khusus bagi para siswa tingkat menengah pertama.

 

Sesi edukasi demokrasi tersebut menghadirkan narasumber utama dari Bawaslu Kabupaten Bantul, yaitu Dewi Nurhasanah, beliau memaparkan materi seputar pentingnya nilai-nilai keterbukaan, pengawasan berdemokrasi, serta peran strategis generasi muda dalam menjaga integritas proses politik di Indonesia.

 

Dalam pemaparannya, Dewi Nurhasanah menekankan pentingnya pemahaman literasi kepemiluan sejak usia sekolah dasar dan menengah. Pemahaman yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat membentuk karakter siswa menjadi calon pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab di masa mendatang.

 

Selain mendapatkan materi kepemiluan, mereka juga diajak berkeliling serta memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bantul. Para siswa tampak antusias saat mencoba layanan ruang baca, mengeksplorasi koleksi buku di rak-rak pustaka, hingga mengakses fasilitas literasi digital yang disediakan.

 

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Dispusip Kabupaten Bantul menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang publik yang inklusif dan edukatif. Sinergi antara dunia literasi dan pendidikan politik ini diharapkan terus berkelanjutan demi mencetak generasi muda Bantul yang berwawasan luas dan sadar berdemokrasi.

 

Sosialisasi literasi kepemiluan oleh Ibu Dewi Nurhasanah dari Bawaslu Bantul