Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantul menerima kunjungan edukatif dari rombongan siswa Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Bantul Kota. Kegiatan yang berlangsung secara khidmat dan penuh antusiasme ini diselenggarakan dalam rangka mengenalkan lingkungan perpustakaan daerah serta memupuk kecintaan terhadap dunia literasi sejak usia dini.
Kegiatan kunjungan lapangan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 18 September 2026. Seluruh rangkaian acara dimulakan sejak pagi hari dengan penyambutan hangat dari pihak pengelola perpustakaan sebelum dilanjutkan ke sesi materi dan aktivitas mandiri bagi para siswa. Kunjungan resmi tersebut diikuti oleh sebanyak 30 siswa yang merupakan murid kelas 2 SD Muhammadiyah Bantul Kota. Kehadiran para peserta didik ini didampingi secara langsung oleh jajaran guru pendamping yang bertugas mengawasi serta mengarahkan jalannya seluruh rangkaian kegiatan selama berada di lokasi.
Pelaksanaan kegiatan edukatif ini bertempat di Gedung Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul Jl. Gajah Mada No. 1 Bantul. Pemilihan Dispusip Bantul sebagai destinasi kunjungan didasari atas ketersediaan fasilitas literasi yang lengkap, ramah anak, serta kondusif bagi pengembangan minat baca peserta didik Sekolah Dasar.
Latar belakang diselenggarakannya agenda ini adalah untuk memberikan pemahaman faktual kepada para siswa mengenai fungsi perpustakaan sebagai pusat sumber belajar. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk membangun kebiasaan membaca secara berkelanjutan melalui pendekatan edukatif yang interaktif dan menyenangkan. Rangkaian acara diawali secara resmi dengan sesi pengenalan perpustakaan yang dipandu oleh petugas Dispusip Bantul. Dalam sesi ini, para siswa diberikan penjelasan mengenai tata tertib perpustakaan, jenis-jenis koleksi yang tersedia, serta tata cara memanfaatkan layanan perpustakaan secara benar.
Memasuki agenda utama, para peserta menyimak sesi storytelling atau dongeng interaktif yang dibawakan langsung oleh pustakawan Dispusip Bantul. Penggunaan media cerita yang komunikatif berhasil menarik perhatian serta meningkatkan imajinasi dan daya kritis para murid selama kegiatan berlangsung. Setelah sesi bercerita usai, rombongan diarahkan menuju Ruang Koleksi Anak. Di area ini, para siswa diberikan kesempatan secara mandiri untuk memilih, mengambil, dan membaca berbagai buku cerita bergambar serta bahan bacaan edukatif yang sesuai dengan tingkatan usia mereka.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para siswa diajak menuju area permainan anak untuk melakukan aktivitas bermain bersama. Kegiatan bermain yang terintegrasi ini dirancang guna memberikan kenyamanan psikologis serta mengesankan bahwa perpustakaan merupakan ruang publik yang inklusif dan menyenangkan.
Secara keseluruhan, kegiatan kunjungan edukatif ini berjalan dengan lancar dan tertib hingga akhir acara. Melalui sinergi antara lembaga pendidikan dan Dispusip Bantul, diharapkan motivasi belajar serta minat baca siswa SD Muhammadiyah Bantul Kota dapat terus meningkat secara optimal.

Sesi story telling oleh pemandu kunjungan Dispusip Bantul (Ngatijan. A.Md)
