Memperkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Dispusip Bantul Gelar Pelatihan Inklusi Sosial "Digital Marketing 6.0" di Ringinharjo

BANTUL, DISPUSIP – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantul senantiasa menunjukkan komitmen berkesinambungan dalam memperluas jangkauan literasi terapan serta memperkuat fondasi perekonomian warga secara nyata. Upaya strategis ini direalisasikan melalui pelaksanaan agenda Pelatihan Inklusi Sosial Berbasis Buku yang mengangkat topik "Digital Marketing 6.0". Rangkaian acara pelatihan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 25 September 2026. Kegiatan bertempat di Warung Ikan Bakar Bantul (Ibaba) yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto Nomor 44, Soropaten, Ringinharjo, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul.

 

Program pembelajaran ini diselenggarakan atas kerja sama yang padu antara Dispusip Kabupaten Bantul dengan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul, Agung Laksmono. Kolaborasi lintas lembaga ini menegaskan pentingnya keterpaduan fungsi legislatif dan eksekutif dalam mendorong kemajuan serta kesejahteraan masyarakat berbasis literasi.

 

Kegiatan pelatihan secara resmi dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul, Dian Mutiara Sri Rahmawati. Kehadiran beliau memberikan semangat serta pencerahan bagi seluruh peserta mengenai pentingnya penguatan kapasitas diri di tengah arus modernisasi. Dalam agenda strategis ini, Kepala Dinas didampingi oleh Kepala Bidang Perpustakaan beserta jajaran pustakawan Dispusip Kabupaten Bantul. Kehadiran jajaran pimpinan ini memastikan bahwa pendampingan literasi berjalan secara terstruktur dan terarah.

 

Pelatihan dimulai secara tepat waktu pada pukul 09.00 WIB dan berlangsung intensif hingga berakhir pada pukul 12.30 WIB. Lokasi yang representative dan kondusif menjadikan jalannya penyampaian materi berlangsung penuh konsentrasi dan keakraban. Untuk menghadirkan wawasan komprehensif, Dispusip Bantul menghadirkan narasumber yang merupakan penulis buku terkemuka di bidang pemasaran digital dan teknologi informasi. Pengangkatan materi berbasis literasi cetak ini bertujuan agar landasan teori dalam buku dapat ditransformasikan secara nyata menjadi keahlian praktis.

 

Pemaparan materi oleh narasumber

 

Materi inti pelatihan dipaparkan secara runtut oleh dua pemateri utama, yakni Hafian Fuad dan Anang Darmawan. Kedua narasumber mengupas mendalam seputar strategi adaptasi "Digital Marketing 6.0" yang mengintegrasikan kecerdasan digital, pengelolaan media sosial, serta efisiensi pemasaran online. Melalui pemaparan tersebut, para peserta dibekali kemampuan teknis untuk mengoptimalkan platform digital sebagai sarana promosi produk lokal maupun UMKM. Pembekalan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar pelaku usaha di wilayah Kabupaten Bantul secara mandiri dan berkelanjutan.

 

Dispusip Bantul berharap agar ilmu yang diserap dari para penulis buku ini dapat diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh peserta. Dengan demikian, perpustakaan terbukti tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan buku, melainkan pusat transformasi ilmu pengetahuan yang berdampak langsung pada taraf hidup warga.

 

Selama kegiatan berlangsung, suasana interaktif terpancar jelas pada sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak antusias mengajukan pertanyaan serta berkonsultasi mengenai tantangan pemasaran digital yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha di wilayah masing-masing.

 

Seluruh rangkaian acara diakhiri dengan penegakan komitmen bersama untuk mewujudkan perpustakaan sebagai ruang publik yang inklusif dan terbuka bagi semua kalangan. Melalui langkah terpadu ini, Dispusip Kabupaten Bantul siap terus memfasilitasi peningkatan kualitas sumber daya manusia demi terwujudnya masyarakat Bantul yang sejahtera dan berdaya saing.

 

Sesi acara diakhiri dengan foto bersama