BANTUL — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantul kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memberdayakan masyarakat melalui peningkatan literasi terapan. Pada hari ini, Senin, 28 September 2026, Dispusip Kabupaten Bantul sukses menyelenggarakan kegiatan inklusi sosial berbasis buku yang bertempat di Rumah Makan Ikan Bakar Labuan Bajo, Jalan KH. Abdullah Syahid, Area Sawah, Pendowoharjo, Sewon, Bantul.
Kegiatan yang dimulai secara tepat waktu pada pukul 08.30 dan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB ini mengangkat tema yang sangat aktual dan relevan dengan kebutuhan era transformasi digital, yakni "Digital Marketing 6.0". Pemilihan tema yang sangat progresif tersebut didasarkan pada urgensi mendalam untuk meningkatkan kapasitas serta daya saing para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal agar mampu beradaptasi secara cepat, membaca tren pasar terkini, serta memperluas jangkauan pemasaran produk secara global melalui pemanfaatan teknologi informasi modern yang efektif dan efisien.
Acara pelatihan strategis ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul, Zanita Sri Andanawati, dengan penuh khidmat. Dalam sambutannya yang menginspirasi, beliau menyampaikan bahwa sinergi lintas sektoral merupakan pilar utama yang sangat penting dalam mewujudkan visi besar perpustakaan modern, yakni bertransformasi tidak hanya sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang mandiri. Turut hadir mendampingi jalannya acara dengan penuh dedikasi adalah Kepala Bidang Perpustakaan, Endri Astuti, S.IP., bersama jajaran pustakawan profesional yang senantiasa siap memfasilitasi kebutuhan literasi masyarakat.

Sambutan dari Bapak Agung Laksmono Wakil DPRD Kabupoaten Bantul
Penyelenggaraan kegiatan inklusi sosial ini terlaksana berkat kerja sama yang sinergis antara Dispusip Kabupaten Bantul dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bantul, Agung Laksmono. Kehadiran dan dukungan aktif dari unsur legislatif ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga eksekutif dan legislatif dalam menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pendekatan literasi berbasis buku.
Materi inti pelatihan mengenai "Digital Marketing 6.0" disampaikan secara sangat profesional dan interaktif oleh narasumber yang telah berpengalaman dan kompeten di bidangnya, yaitu Hafian Fuad dan Anang Darmawan. Selama sesi pemaparan, para narasumber mengupas tuntas berbagai strategi praktis mengenai cara mengoptimalkan platform media sosial untuk branding, teknik pembuatan konten promosi visual maupun verbal yang menarik perhatian konsumen, serta pemanfaatan ekosistem e-commerce secara maksimal bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan omzet penjualan mereka.
Para peserta yang terdiri dari berbagai latar belakang pelaku usaha lokal tampak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian pemaparan materi dari awal hingga akhir serta berpartisipasi secara aktif dalam sesi diskusi kelompok. Suasana interaktif dan cair sangat terasa tatkala sesi tanya jawab dibuka oleh moderator, di mana para pelaku usaha memanfaatkan kesempatan emas tersebut untuk berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai kendala teknis pemasaran digital yang selama ini mereka hadapi di lapangan, sekaligus mendapatkan solusi konkret serta kiat-kiat jitu langsung dari para narasumber ahli.
Sebagai langkah tindak lanjut dari kegiatan pelatihan ini, pihak Dispusip Kabupaten Bantul berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku UMKM melalui penyediaan akses literatur bisnis, modul digital marketing, serta program pendampingan lanjutan di perpustakaan daerah. Langkah konkrit ini diharapkan mampu memastikan bahwa seluruh ilmu yang telah diserap oleh para peserta dapat diaplikasikan secara konsisten, sehingga roda bisnis mereka dapat tumbuh secara berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja baru, dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat luas di Kabupaten Bantul.

Akhir acara diakhiri dengan sesi foto bersama
