Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantul melalui Bidang Perpustakaan melaksanakan Talkshow Literasi pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Perpustakaan Kalurahan sebagai Sumber Informasi dan Kegiatan Pendidikan Demokrasi” tersebut dilaksanakan di Pendapa Rubella, Ngangkat RT 01, Seloharjo, Pundong, Bantul, mulai pukul 09.30 hingga 12.15 WIB. Kegiatan Talkshow Literasi ini dilaksanakan melalui kerja sama antara Dispusip Kabupaten Bantul dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul. Kegiatan tersebut diikuti oleh warga RT 01 Seloharjo, Pundong, Bantul, sebagai bagian dari upaya mendekatkan kegiatan literasi dan edukasi kepada masyarakat.

Sambutan dari Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Bantul
Dalam kegiatan tersebut, Dispusip Kabupaten Bantul diwakili oleh Sekretaris Dinas, Zanita Sri Andanawati, beserta jajaran pustakawan. Sementara itu, Herry Fahamsyah selaku Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Bantul hadir sebagai narasumber untuk menyampaikan materi mengenai keterkaitan perpustakaan, sumber informasi, dan pendidikan demokrasi di tengah masyarakat. Talkshow tersebut membahas pentingnya keberadaan perpustakaan kalurahan dalam menyediakan akses terhadap informasi yang berkualitas dan mudah dijangkau masyarakat. Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai ruang belajar, berdiskusi, serta berkegiatan yang memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.
Dalam konteks pendidikan demokrasi, perpustakaan memiliki peran dalam membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketersediaan sumber informasi yang beragam dan tepercaya diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memahami, menyaring, serta menggunakan informasi secara kritis dan bijaksana. Melalui kegiatan tersebut, warga RT 01 Seloharjo juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan memperoleh wawasan mengenai pentingnya literasi informasi dalam kehidupan sehari-hari. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan literasi menjadi salah satu faktor penting dalam membangun budaya membaca sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memperoleh informasi dari sumber yang tepercaya.
Dispusip Kabupaten Bantul terus mendorong penguatan perpustakaan kalurahan melalui pengembangan layanan dan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk DPRD Kabupaten Bantul, menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan program literasi serta mengoptimalkan keberadaan perpustakaan sebagai pusat informasi dan pembelajaran sepanjang hayat.
Melalui Talkshow Literasi ini, Dispusip Kabupaten Bantul berharap sinergi antara perpustakaan, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam membangun budaya literasi di Kabupaten Bantul. Perpustakaan kalurahan diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai sumber informasi, ruang edukasi, dan wadah kegiatan masyarakat yang turut mendukung terwujudnya masyarakat yang literat, kritis, dan bertanggung jawab.

Sesi foto bersama setelah akhir acara
