Dispusip Bantul Gelar Talkshow Literasi Kewarganegaraan untuk Masyarakat Bersama Bawaslu Kabupaten Bantul

Bantul – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Talkshow Literasi Kewarganegaraan untuk Masyarakat dengan tema “Membangun dan Menggerakkan Warga untuk Politik Bernilai” pada Senin (7/9/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bantul, Jalan Parangtritis Km 11, Dukuh, Sabdodadi, Bantul.

 

Kegiatan talkshow merupakan salah satu upaya Dispusip Kabupaten Bantul dalam meningkatkan literasi masyarakat, khususnya literasi kewarganegaraan yang berkaitan dengan pemahaman hak, kewajiban, serta partisipasi aktif warga negara dalam kehidupan demokrasi. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memiliki wawasan yang lebih baik mengenai pentingnya keterlibatan dalam proses pembangunan bangsa dan kehidupan bernegara.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul, Dian Mutiara Sri Rahmawati, S.H., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa literasi kewarganegaraan memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menyikapi berbagai informasi yang berkembang di era digital. Beliau juga menekankan pentingnya membangun kesadaran politik yang berlandaskan nilai-nilai demokrasi, etika, dan tanggung jawab sebagai warga negara.

 

Talkshow literasi ini menghadirkan jajaran narasumber dari Bawaslu Kabupaten Bantul serta Komisi D DPRD Kabupaten Bantul. Ketua Bawaslu Kabupaten Bantul, Didik Joko Nugroho, memaparkan materi strategis terkait mekanisme pengawasan partisipatif guna mewujudkan pemilu yang jujur dan adil.  Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Bantul, Herry Fahamsyah, menguraikan tentang sikap yang harus dimiliki oleh seorang calon pemimpin. Beliau berpesan kepada para pelajar untuk terus mengembangkan karakter yang baik, membangun relasi positif, serta mempertahankan etos kerja keras. Sebagai pemilih, generasi muda harus memilih pemimpin yang memiliki karakter dan visi yang jelas, yang dapat dicermati melalui program-program yang disampaikan. Menjawab pertanyaan dari peserta terkait cara mempertahankan integritas, beliau menekankan pentingnya memilih mentor yang baik dan benar serta selalu menjaga niat yang baik.

 

Kegiatan ini secara khusus mengundang para pegiat literasi. Suasana talkshow berlangsung interaktif dan dinamis, ditandai dengan antusiasme tinggi para peserta dalam sesi tanya jawab bersama narasumber mengenai tantangan pemilih pemula di era digital, etika berpolitik di media sosial, hingga peran nyata dalam mengawal demokrasi.

 

Suasana kegiatan talkshow literasi