Berita

Akreditasi Perpustakaan Daerah Se Indonesia

Kamis Pahing, 4 Desember 2014 08:19 WIB 1573

foto

Akreditasi Perpustakaan Daerah se Indonesia dilakukan tim dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Penilaian akrediatsi tersebut meliputi semua aspek yang ada di Perpustakaan Daerah mulai dari fasilitas, administrasi, kelengkapan, pengelolaan, serta SDM yang ada.

Tujuan dari akreditasi tersebut untuk meningkatkan mutu layanan Perpustakaan terhadap masyarakat. Kepuasan dari pengunjung atau masyarakat juga merupakan tolok ukur keberhasilan pengelolaan sebuah perpustakaan.

Semenjak berdirinya, untuk pertama kali Kantor Perpustakaan Umum  Kabupaten Bantul mendapatkan kesempatan untuk diakreditasi oleh Perpustakaan Nasional Indonesia (12/11). Program.akreditasi perpustakaan merupakan salah satu pola pembinaan Perpustakaan Nasional Indonesia untuk mewujudkan perpustakaan yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul dinilai oleh tim asessor yang diketuai  oleh Drs. Nurcahyono, SS.,M.Si, dengan anggota Sudarto, M.Si., Drs. B. Mustafa, M.Lib, dan Agung Sudjatmiko, M.Si.

Tim diterima oleh seluruh pengelola Kantor Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul di auditorium yang terletak di Lantai 3 gedung kantor. Verifikasi akreditasi mencakup Sembilan indikator kunci yang meliputi layanan, kerjasama, koleksi, pengorganisasian materi, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, anggaran, manajemen dan perawatan koleksi. Selain kelengkapan administrasi sesuai komponen penilaian, tim juga melakukan observasi secara langsung pelaksanaan kegiatan pelayanan dan koleksi perpustakaan.

“Perpustakaan harus segera melakukan perbaikan disegala bidang agar dapat memberikan layanan yang lebih baik. Penataan ruang dan pelayanan yang ramah, cepat dan tepat harus diprioritaskan” demikian pesan Drs. Nurcahyo, SS, MSi menutup pertemuan. Hasil akreditasi akan dikirim langsung sekitar tiga bulan setelah verifikasi dilakukan. Akreditasi selanjutnya akan dilakukan tiga (3) tahun kemudian.